Kamis, 09 Februari 2012

Meng-Filosofikan CInta

Suatu pagi,iseng-iseng aku bikin akun twitter.Dan orang pertama yang aku follow Raditya Dika.Twitt penulis yang rada waras ini emang aneh-aneh.Kadang seperti orang yang sedang pacaran sama kasurnya,twitt dengan hashtags twitpenting*#twitpenting yang sebenernya sangat tidak penting.Tapi kadang dia juga ngetwit tentang cinta yang sangat mengena dihati seperti twit "kopi pertama pagi ini" yang sekarang lagi ngetren dan tiap pagi ditunggu-tunggu followernya.

Twit kopi ini biasanya berisi filosofi cinta dari rasa,warna dan kondisi kopi itu.Contohnya,
"Kopi pertama pagi ini. Manis,kental,harum seperti cinta yang semakin ditahan semakin sengit"
atau,
"kopi pertama pagi ini. pahit,pekat,penuh ampas. Seperti jatuh cinta tapi tak dianggap"
itu twit yang paling menyakitkan yang pernah ku baca hahaha*pas banget gan :D

Setelah baca twit-twit itu,kadang aku meng-filosofikan cinta seperti seuatu yang saya lihat atau saya baca.Pas baca status temen tentang donat dan cinta,timbul sebuah filosofi "cinta itu seperti donat,nikmat di tepian,tapi hampa ditengah-tengahnya".Kadang aku juga berfikir tentang buah-buahan "cinta itu seperti jambu biji,meski nikmat dalamnya penuh biji yang keras" atau "cinta itu seperti duren,perlu usaha membelah kulitnya yang penuh duri untuk menikmati buahnya".Selain itu aq juga kadang meng-filosofikan cinta seperti benda,"cinta itu seperti frame,yang menyatukan dua lensa kaca mata".

Itu semua hanya kreatifitas pikiran yang mungkin sedang galau haha.Benar atau nggak menurutku semua itu benar hahah :D.

3 komentar:

  1. cinta itu seperti apa yang kau pikirkan

    BalasHapus
  2. tapi kadang susah berfikir tentang cinta :D
    Pikirane pindah dengkul sek ne meh mikir cinta guh :D

    BalasHapus
  3. kadang menurut aku (cewe jenius)
    cinta itu adalah kehilangan

    BalasHapus