Suatu hari kau pernah berkata,
“jika separah-parahnya aku sudah tidak virgin lagi,apa kamu masih tetap mau denganku?”.
Siapapun yang mendapat pertanyaan itu,pasti akan berfikiran sama denganku.Semua akan beranggapan bahwa kalimat itu adalah sebuah harapan bagi yang menerimamu apa adanya*termasuk aku.Lalu,apa aku salah jika sangat berharap bisa menjadi pendamping hidupmu?.
“jika separah-parahnya aku sudah tidak virgin lagi,apa kamu masih tetap mau denganku?”.
Siapapun yang mendapat pertanyaan itu,pasti akan berfikiran sama denganku.Semua akan beranggapan bahwa kalimat itu adalah sebuah harapan bagi yang menerimamu apa adanya*termasuk aku.Lalu,apa aku salah jika sangat berharap bisa menjadi pendamping hidupmu?.
Di hari lain kaupun pernah berkata,
“Kamu kuliah lagi donk,biar nantinya seimbang”
Apa lagi maksud kalimat itu?.Menurutku semua kata-katamu mengandung harapan buatku.Apa itu Cuma gurauan?.Tak tau lah aku.
“Kamu kuliah lagi donk,biar nantinya seimbang”
Apa lagi maksud kalimat itu?.Menurutku semua kata-katamu mengandung harapan buatku.Apa itu Cuma gurauan?.Tak tau lah aku.
Setelah itu kau berkata,
“Ga mau ngurusin pacaran atau nikah dulu lah,nyelesein kuliah dulu baru mikirin itu semua”.
Jujur itu membuatku sangat lega.Setidaknya aku bisa mewujudkan impianku membuka sebuah usaha dan mengembangkanya seraya menunggumu wisuda.Aku hanya butuh sedikit kesabaran sampai waktu itu tiba.
“Ga mau ngurusin pacaran atau nikah dulu lah,nyelesein kuliah dulu baru mikirin itu semua”.
Jujur itu membuatku sangat lega.Setidaknya aku bisa mewujudkan impianku membuka sebuah usaha dan mengembangkanya seraya menunggumu wisuda.Aku hanya butuh sedikit kesabaran sampai waktu itu tiba.
Terakhir kau berkata,
“Iya,aku dah jadian ma dia,sebentar lagi mo tunangan dan mungkin menikah tahun depan”.
Apa???Lalu bagaimana dengan kata-katamu sebelumnya?.bagaimana dengan impianmu menyelesaikan kuliahmu sebelum menikah?
“Iya,aku dah jadian ma dia,sebentar lagi mo tunangan dan mungkin menikah tahun depan”.
Apa???Lalu bagaimana dengan kata-katamu sebelumnya?.bagaimana dengan impianmu menyelesaikan kuliahmu sebelum menikah?
Jika kau membaca tulisan itu,mungkin kau akan berkata,
“hidup,hidup siapa??,masa depan,masa depan siapa??,masalah buat lu??”
Jelas itu masalah buatku.Tapi apa dayaku.Itu hidupmu,masa depanmu,impianmu.Hakmu ingin melanjutkan atau mengingkarinya.Hanya saja aku sulit untuk menerimanya.
“hidup,hidup siapa??,masa depan,masa depan siapa??,masalah buat lu??”
Jelas itu masalah buatku.Tapi apa dayaku.Itu hidupmu,masa depanmu,impianmu.Hakmu ingin melanjutkan atau mengingkarinya.Hanya saja aku sulit untuk menerimanya.
memberi harapan kemudian menyampakan, bukan cuma dia tapi banyak orang yang seperti itu
BalasHapusaku gak tau apakah itu semua harapan atau gurauan,
BalasHapusYang jelas dia telah mengingkari impiannya,
Memang bukan hakku melarangnya,tapi impiannya itu yang membuatku menunggu